Category: Silaturahmi

Hadits ke-4 0

Hadits ke-4

Dari Anas r.a., Nabi saw. bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba yang kedua orangtuanya atau salah seorang dari mereka telah meninggal dunia, sedangkan ia adalah seorang yang tidak berbakti kepada mereka, kalau ia selalu berdoa dan memintakan ampunan untuk keduanya, maka ia akan digolongkan sebagai orang yang berbakti.” (H.R. Baihaqi, Misykat). Keterangan Inilah karunia, nikmat, kemurahan, dan kasih sayang Allah swt. yang tidak ada batasnya. Meskipun seseorang kadang-kadang berbuat buruk kepada kedua orangtuanya ketika mereka...

Hadits ke-3 0

Hadits ke-3

Ibnu Umar r.huma. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya tingkatan tertinggi berbakti kepada ayah adalah silaturahminya seorang laki-laki kepada keluarga yang berhubungan baik dengan ayahnya setelah bapaknya pergi.” (H.R. Muslim., dari Kitab Misykat ). Keterangan Yang dimaksud setelah ayahnya pergi adalah bepergian sementara, bisa juga bepergian selamanya, yakni meninggal dunia. Tingkatan ini adalah yang paling tinggi karena berbuat baik terhadap kawan-kawan ayahnya ketika ia masih hidup bisa saja ada tujuan-tujuan pribadi karena kuatnya...

Hadits ke-2 0

Hadits ke-2

Diriwayatkan dari Anas r.a., ia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dilamakan bekas telapak kakinya ( dipanjangkan umurnya), hendaknya ia menyambung tali silaturrahmi.” ( Hadits Muttafaq ‘alaih, Misykat ). Keterangan Maksud dilamakan bekas telapak kakinya adalah dipanjangkan umurnya. Karena semakin banyak umur seseorang, maka semakin banyaklah jejak telapak kakinya yang berbekas di atas bumi, dan jika ia meninggal dunia, maka jejak kakinya akan terhapus dari bumi. Terhadap hal...

Hadits ke-1 0

Hadits ke-1

Abu Hurairah r.a., berkata,” Seseorang telah bertanya kepada Rasulullah saw,’ Siapakah yang paling berhak saya perlakukan dengan baik?’ Rasulullah saw bersabda,’ Ibumu.’ Ia bertanya,’ Kemudian siapa?’ Rasulullah saw bersabda,’ Ibumu.’ Ia bertanya lagi,’ Kemudian siapa?’ Rasulullah saw bersabda,’ Ibumu’. Ia bertanya lagi,’ Kemudian siapa?’ Rasulullah saw menjawab,’ Ayahmu’.” Dalam riwayat lain dikatakan bahwa Rasulullah saw bersabda,’ Ibumu,’ kemudian,’ Ibu,’ kemudian,’ Ibumu,’ kemudian,’ayahmu, kemudian,’ yang terdekat denganmu.’ ( Siapa saja yang dekat dengan kita,...

Ayat ke-3 0

Ayat ke-3

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun, ia berdoa, ‘Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shalih yang Engkau ridhai, berilah kebaikan kepadaku...

Ayat ke-2 0

Ayat ke-2

“ Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka ( tidak ) akan memberi ( bantuan ) kepada kaum kerabat ( nya ), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ( QS An Nuur: 22 ) Keterangan: Ayat suci ini beserta terjemahannya sudah...