Category: Berkunjung ke Madinah

Prolog 0

Prolog

Mulla Ali Qari’ rah.a. seorang ulama fiqih dan hadits dari madzhab Hanafi yang masyhur menuliskan bahwa semua ulama, kecuali beberapa ulama yang pendapatnya tidak mu’tabar mengatakan bahwa menziarahi Nabi saw. adalah kebaikan yang sangat penting, ibadah yang paling utama, sarana untuk sampai ke derajat yang paling tinggi, dan wasilah untuk mencapai tujuan. Hukumnya hampir wajib, bahkan sebagian ulama menghukuminya wajib. Dan orang yang telah sampai ke sana dan mampu menziarahinya tetapi tidak menziarahinya,...

Hadits ke-1 0

Hadits ke-1

Abdullah bin Umar r.anhuma meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang menziarahi kuburku, wajib baginya syafaatku.” ( H.R. Al- Bazzar, Daru Quthni)

Hadits ke-2 0

Hadits ke-2

Dari ‘Ibnu Umar r.anhuma, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang menziarahi aku dan ia hanya berniat menziarahi aku, maka wajib bagiku untuk mensyafaatinya.” ( H.R. Thabrani ). Keterangan Siapakah orang yang tidak memerlukan syafaat Rasulullah saw. di Padang Mahsyar yang sangat mengerikan itu? Alangkah beruntungnya orang yang telah dijamin oleh Rasulullah saw. bahwa beliau saw. akan memberikan syafaat kepadanya. Alla’mah Zarqani rah.a. dalam kitab Mawahib menulis bahwa yang dimaksud adalah syafaat...

Hadits ke-3 0

Hadits ke-3

Dari Abdullah bin Umar r.huma, Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang menziarahi aku setelah wafatku, seakan-akan ia telah menziarahi aku semasa hidupku.” (H.r. Thabrani, Daru Quthni, Baihaqi). Keterangan Dalam kitab Misykat disebutkan sebuah hadits yang berbunyi, “Barang siapa menunaikan haji kemudian menziarahi kuburku, maka ia seperti orang yang menziarahi aku pada masa hidupku.” Maksud seperti orang yang menziarahi aku pada masa hidupku bukannya ia menjadi sahabat, akan tetapi maksudnya adalah bahwa para nabi...

Hadits ke-4 0

Hadits ke-4

Diriwayatkan dari seorang sahabat dari keluarga Al-Khaththab, dari Nabi saw., beliau bersabda, “Barang siapa sengaja berziarah kepadaku, ia akan menjadi tetanggaku pada hari Kiamat. Dan barang siapa yang tinggal di Madinah dan bersabar atas bala’nya, maka aku akan menjadi saksi dan pemberi syafaat baginya pada hari Kiamat. Dan barang siapa yang meninggal dunia di salah satu tanah haram, Allah swt. akan membangkitkannya dalam golongan orang-orang yang aman.” ( H.R. Baihaqi ). Keterangan Dalam...

Hadits ke-5 0

Hadits ke-5

Dari Ibnu Umar nhuma, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang berhaji di Baitullah dan tidak menziarahi aku, berarti ia telah menzhalimi aku.” ( H.R. Ibnu ‘Adi ). Keterangan Betapa berat ancaman itu, dan memang sudah semestinya demikian, karena kebaikan Rasulullah saw. terhadap umat ini sangat besar dan banyak. Dalam keadaan mampu, tetapi seseorang tidak menziarahi beliau, maka hal itu merupakan kezhaliman kepada beliau. Para ulama hadits telah memperselisihkan mengenai keshahihan hadits...